Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid

Adanya haid menandakan wanita sudah mengalami kematangan biologis. Hal ini menunjukkan adanya perkembangan sel telur dan terjadinya ovulasi. Oleh karena itu, siklus haid yang teratur dapat dipakai untuk memperkirakan masa subur wanita. Masa subur diperkirakan terjadi pada 14 hari sebelum haid yang akan datang. Bila wanita mengalami siklus haid teratur, yaitu 28 hari setiap periode, maka masa subur dapat dengan mudah diperkirakan. Masa subur terjadi 14 haru (28-14 hari) terhitung dari hari pertama haid. Agar terjadi pembuahan , senggama dapat dilakukan pada hari ke-12, ke-14, ke-16 setelah haid pertama. Dan itu adalah cara menghitung masa subur wanita setelah haid.

Masa produktif wanita tidak berlangsung seumur hidup. Pada umumnya di usia lebih dari 45 tahun indung telur wanita tidak dapat lagi menghasilkan sel telur. Pada masa ini wanita dikatakan mengalami menopause. Pada masa menopause ini hampir dipastikan wanita tidak dapat lagi mengalami kehamilan. Hal ini disebabkan tidak adanya sel telur yang dapat dibuahi untuk mendatangkan kehamilan. Itu mengapa sebabnya kita perlu menghitung masa subur wanita setelah haid.

133322_kalenderts

Menghitung masa subur wanita setelah haid dapat dilakukan dengan memperhatikan siklus haid. Masa subur sel telur berlangsung singkat, hanya 1-2 haru sebelum dibuahi sel sperma. Sementara masa subur sperma atau kemampuan sel sperma membuahi sel telur berlangsung 2-3 hari. Bila sperma masuk ke dalam liang vagina wanita pada masa subur, kemungkinan terjadi pembuahan. Sebaliknya bila masuk sel sperma pada saat wanita tidak subur, pembuahan tidak dapat terjadi.

Terjadinya pembuahan juga harus didukung oleh kondisi sperma. Hanya sperma matang, sehat, dan normal yang akan mampu membuahi sel telur. Untuk mencapai kematangan, penuh, sperma yang dihasilkan testis membutuhkan waktu 60-70 jam. Oleh karena itu, senggama setiap hari tdak dianjrukan. Sebab, sperma yang dikeluarkan adalah sperma muda yang kemampuan membuahinya sangat kecil. Sperma muda hanya mampu hidup 4-5 jam saja. Padahal, untuk mencapai temoat sel telur berada sperma harus melakukan perjalanan panjang dari liang vagina hingga ke rongga rahim.

Posted in Masa Subur Setelah Menstruasi | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Masa Subur Haid

Masa subur seorang wanita yang ditentukan dari siklus mensturasi yang dimilikinya, normalnya siklus menstruasi seorang wanita adalah 28-30 hari. Masa subur yang merupakan masa dimana siklus menstruasi seorang wanita yang memiliki sel telur yang sudah siap untuk dibuahi, sehingga ketika sang wanita melakukan aktivitas seksual memungkinkan dirinya mengalami kehamilan.

Dalam siklus menstruasi yang hanya dialami oleh seorang wanita dipengaruhi oleh adanya 2 hormon penting yang memiliki peranan yang cukup besar dalam tubuh wanita yakni hormon progesteron dan estrogen, kedua hormon tersebut tidak hanya memberi pengaruh pada masa menstruasi namun berpengaruh pula pada tingkat kesehatan tubuh dan masalah seksual lainnya.

Masa subur yang dialami wanita dengan pria sangat lah berbeda, apabila kaum pria selalu dalam masa subur sekalipun dalam usia yang cukup tua, namun tetap ditandai oleh kondisi fisik yang masih kuat, keinginan mengenai seksual yang masih tinggi, umumnya terjadi pada pria hingga usia 60 tahun, hal ini disebabkan apabila seorang pria telah memasuki masa usia diatas atau setara dengan usia 50 tahun, mengalami masa perubahan seksual seperti dikala dalam usia yang cukup muda, yang banyak orang menyebutnya dengan masa puber kedua. Sedangkan kaum wanita dalam menentukan masa subur harus dilihat dari siklus menstruasi sang wanita normal atau tidaknya.

Masa subur wanita ditandai oleh :

1. Perubahan suhu basal tubuh.
2. Perubahan sekresi lendir leher rahim (serviks)
3. Perubahan pada serviks.
4. Panjangnya siklus haid (metode kalender)
5. Indikator minor kesuburan seperti nyeri perut dan perubahan payudara.

Gambar : Lendir serviks

Dalam masa subur atau tidak subur setiap siklus menstruasi yang dihadapi setiap tahunnya. Hal yang paling mudah untuk mengetahui masa subur wanita adalah dengan melihat perubahan pada suhu basal tubuh dan perubahan lendir serviks. Gejala atau tanda-tanda inilah yang terjadi secara ilmiah untuk membuktikan refleksi perubahan hormonal dan status kesuburan secara tepat.

Selain dengan mengunakan perubahan masa subur dengan perubahan suhu tubuh dan perubahan lendir serviks. Adapula cara lainnya dengan menggunakan metode kalender dan indikator minor kesuburan.

Guna dari perhitungan masa subur bagi yang mengalami permasalahan dalam menginginkan kehamilan, yakni dengan cara :

1. Menilai kejadian dan waktu terjadinya ovulasi.
2. Memprediksikan hari-hari subur yang maksimum.
3. Mengoptimalkan waktu untuk melakukan hubungan seksual untuk mendapatkan kehamilan.
4. Membantu mengindentifikasi sebagian masalah infertilitas.

Bila anda para wanita terbiasa menggunakan sistem kalender untuk menentukan masa subur, adapula cara lainnya untuk mengetahui masa subur seorang wanita, yakni dengan perubahan pada lendir serviks.

Perubahan pada lendir seviks

Perubahan pada lendir serviks ini dapat diamati dengan vulva (organ kelamin intim begian luar wanita) dan dicatat setiap harinya. Perubahan lainnya yang dirasakan adalah keluarnya lendir serviks sebelum timbul pada vagina. Perubahan ini dimungkinkan oleh adanya spermisida atau infeksi dari saluran organ intim pria.

Cara mengetahui cairan lendir serviks yang keluar ketika masa subur tiba dengan rasa/sensasi, penampakan, dan tes dengan jari tangan.

- Sensasi / Rasa

Pada masa subur yang ditandai dengan perubahan lendir serviks yang terkadang kurang dipahami oleh sebagaian besar wanita yang ternyata menjadi salah satu penilaian yang memang sulit dipelajari. Perubahan yang ditandai dengan adanya perubahan pada lendir serviks ini awal terjadi hanya dapat dirasakan seperti wanita yang sedang mengalami keputihan. Terjadi sensasi rasa pada vulva (organ kelamin wanita bagian luar) yakni vagina terasas kering, lembab, lengket, basah, licin atau lubrikasi (keluarnya cairan seperti keputihan di bibir vagina).

- Penampakan

Perubahan pada lendir serviks atau keluarnya cairan putih dari rahim ke vagina terjadi seperti halnya keputihan. Bila dalam masa subu cairan serviks yang keluar dapat dilihat dengan cara mudah, sebelum buang air kecil cobalah mengusap bagian luar organ intim kewanitaan dengan tisu lembut dan kering, kemudian usapkan pada luar vagina, lalu tisu yang kering menjadi basah karena cairan atau lendir serviks yang menempel pada tisu, kemudian lihatlah tekstur dari cairan atau lendir seviks yang terdapat pada tisu, cairan atau lendir serviks ada yang berwarna putih, krem, buram, bening. Terkadang lendir atau cairan serviks sering terlihat pada celana dalam ketika dalam celana dalam, dalam keadaan kering, namun tekstur cairan atau lendir yang menempel pada celana dalam mungkin akan sedikit berubah.

Contoh : Catatan perubahan pada lendir serviks

- Menggunakan Tes Jari

Cobalah untuk mengambil lendir serviks atau cairan vagina yang keluar pada organ intim bagian luar (vulva) dengan menggunakan tisu yang lembut dan kering, atau dengan menggunakan telunjuk jari tangan yang dimasukkan sedikit ke dalam lubang vagina tak perlu terlalu dalam hanya pada ujung bibir vagina yang terdapat cairan atau lendir serviks, kemudian tarik keluar perlahan, jika lendir serviks atau cairan dari bibir vagina elastis, tidak mudah pecah, berwarna bening atau putih, lembut dan licin, teksturnya seperti putih telur yang mentah. Cairan atau lendir serviks dengan ciri tersebut disebut dengan efek Spin dan menunjukkan bahwa lendir serviks tersebut Subur.

Untuk memahami perubahan pada lendir serviks yang ditandai sebagai salah satu alat untuk menghitung masa subur wanita, pelajarilah test jari berikut ini :

Test 1 : Sensasi / rasa pada vulva (organ intim kewanitaan bagian luar) terasa lembab atau lengket. Sensasi yang dirasakan : pada awalnya lendir serviks sedikit agak tebal, berwarna putih, terasa lengket dan berbentuk tetap (seperti cairan keputihan yang menggumpal).

Test 2 : Sensasi pada vulva menjadi basah. Sensasi yang dirasakan adalah lendir serviks pada masa berikutnya jumlah cairan lendir meningkat, namun lebih tipis, warna bening berawan, dan sedikit elastis.

Test 3 : Sensasi pada vulva terasa licin. Sensasi yang dirasakan adalah lendir serviks menunjukkan tingkat kesuburan dengan jumlah lendir yang semakin banyak, tipis, berwarna bening atau transparan, elastis (lentur seperti puith telur yang mentah).

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diingat ketika anda ingin melakukan tes jari untuk melihat sendiri perubahan pada lendir serviks dalam masa subur :

1. Ketika menggunakan jari tangan untuk mengetahui perubahan pada lendir serviks, jangan memasukkan jari telunjuk anda terlalu dalam, cukup hanya bagian luar bibir vagina, agar vagina tidak terasa sakit.

2. Jumlah, tekstur dan kualitas lendir serviks pada setiap wanita berbeda-beda tergantung dari tingkat fungsi hormon yang dimiliki setiap wanita dan siklus menstruasi setiap wanita berbeda pula.

3. Catatlah setiap perubahan lendir serviks ketika anda melakukan pemeriksaan. Catat setiap perubahan lendir seviks yang terjad mulai dari sensasi atau rasa yang anda rasakan ketika keluarnya lendir serviks, tekstur, warna dan jumlah lendir serviks yang keluar. Hal tersebut penting sebagai acuan anda dalam mengetahui masa subur yang anda alami dari hari pertama masa subur tiba hingga hari teakhir masa subur.

4. Jika anda mengalami kesulitan dalam memeriksa lendir serviks dari luar, ada cara lain yang terkadang dinilai lebih mudah dikenali setelah berolahraga atau setelah buang air besar.

5. Melakukan senam kegel (olahraga untuk melatih otot panggul). Olahraga ini memiliki fungsi untuk mengencangkan organ kewanitaan, melenturkan organ kewanitaan. Olahraga ini dilakukan dengan cara mengerakkan atau mengerutkan otot panggul bagian bawah seperti orang yang sedang menahan buang air kecil). Olahraga ini juga membantu pengeluaran lendir serviks.

Posted in Cara Menghitung Masa Subur Setelah Haid | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Menghitung Masa Subur Dengan Siklus Haid

Tak sedikit wanita yang berpendapat bahwa ia sulit unntuk menentukan kapan masa suburnya akan tiba, masa subur kebanyakan dari mereka hanya menggunakan alat test kehamilan. Siklus menstruasi memang sedianya sangat membantu para wanita atau istri dan pasangannya untuk mengetahui masa subur dari sang wanita. Menurut pendapat banyak pihak, dikatakan bahwa wanita yang melakukan aktivitas seksual memiliki kemungkinan atau peluang yang sangat besar untuk terjadinya pembuahan dan kehamilan.

Seperti yang diketahui bahwa masa subur setelah menstruasi dapat dilihat dan dihitung dari catatan kalender atau yang dikenal dengan istilah pantang berkala. Sangat mudah untuk mengetahui dan menentukan masa subur, apabila wanita atau istri dalam siklus menstruasi yang normal dan teratur.

Berikut ini ada tata cara dalam menghitung masa subur setelah menstruasi yang ditentukan dari siklus menstruasi yang teratur yaitu 28 hari :

* Hari Pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1

* Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid

Contoh: Bila seorang wanita haid mulai pada tanggal 1 Maret, maka hari pertama siklus haid adalah pada tanggal 1 Maret. Dan masa subur selanjutnya setelah menstruasi akan terjadi pada tanggal 12 Maret hingga tanggal 16 Maret.

Jika siklus menstruasi yang dialami tidak teratur atau tidak normal adalah :

Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya.

* Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

* Rumus
Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

Contoh : Perhitungannya : 26-18 = 8 dan 32–11 = 21. jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai ke 21 dari hari pertama haid.

Posted in Cara Menghitung Masa Subur Setelah Haid | Tagged , , , , , | Leave a comment

Masa Subur Wanita Setelah Haid

Menstruasi merupakan peristiwa luruhnya lapisan dinding dalam rahim yang banyak mengandung pembuluh darah (endometrium) melalui vagina. Lapisan ini terbentuk guna sebagai persiapan jika sel telur dibuahi oleh sel sperma, jika sel telur ini tidak dibuahi maka jaringan ini akan meluruh.

Ada beberapa pendapat mengenai pengertian dari menstruasi itu sendiri dari beberapa ahli dokter masalah kandungan dan organ intim, seperti :

- Menurut Prof. DR. Dr. Andrjono , SpOG(K) beliau adalah seorang pengajar FKUI/RCM, berpendapat bahwa menstruasi adalah keluarnya darah dari rahim yang terjadi secara teratur akibat siklus hormon pada perempuan.

- Dr. Fernandi Moegni, SpOG (K), beliau adalah seorang ahli obestetri-ginekologi di RS. Royal Progress, Sunter. Beliau berpendapat bahwa menstruasi merupakan pendarahan atau keluarnya darah yang bersifat siklik atau teratur dari dalam rahim, berupa lepasnya selaput lendir rahim. Saat seorang perempuan mendapatkan menstruasi.

Siklus menstruasi yang teratur berkisar natara 28-30 hari setiap bulannya. Suatu menstruasi dikatakan normal apabila siklusnya teratur yaitu 21-35 har, lamanya 3-7 hari, banyaknya dihitung dengan pengunaan pembalut yang normalnya sekitar 4-5 hari ganti setiap harinya, juga tidak ada nyeri saat menstruasi.

Menstruasi yang normal dan siklus menstruasi yang teratur merupakan kunci penting dalam mengetahui dan menghitung masa subur wanita. Dengan masa mentruasi yang normal dan teratur setiap bulannya, membuat wanita lebih mudah dalam menghitung masa subur.

Menghitung masa subur dengan siklus menstruasi :

1. Jika menstruasi normal dan teratur

Melacak masa subur bisa diketahui melalui hitugan siklus haid atau mentruasi. Masa subur akan mudah diketahui dari siklus menstruasi yang terjadi setiap bulannya yang berlangsung 28=30 hari.

- Bila siklus menstruasi teratur (28 hari) :

Hari pertama dalam siklus menstruasi dihitung sebagai hari ke-1.
Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke-16 dalam siklus menstruasi.

Contoh :

Seorang wanita mendapat menstruasi mulai tanggal 9 Januari. Maka tanggal 9 Januari ini dihitung sebagai hari ke-1. Hari ke-12 jatuh pada tanggal 20 Januari an hari ke-26 jatuh pada tanggal 24 Januari. Jadi masa subur yaitu seak tanggal 20-24 Januari.

Contoh tanggalan menstruasi untuk menghitung masa subur

2. Jika menstruasi tidak teratur

Menurut Prof. DR. Dr. Andrijono, SpOG (K), menstruasi yang tidak teratur artinya siklus haid tidak pasti setiap bulannya, tanda-tandanya adalah haid yang maju atau mundur sehingga datangnya haid tidak dapat dipastikan.

Bila seorang wanita mengalami menstruasi yang tidak teratur dan lancar berpengaruh pula pada tingkat kesuburan dan dalam menentukan serta menghitung masa suburnya pun berbeda pula. Catat jumlah hari dalam satu sikus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya. Jumlah dari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Rumus :
Hari pertama masa subur = jumlah hari terpendek – 18
Hari terakhir masa subur = jumlah hari terpanjang – 11

Contoh :

Seorang wanita mendapat haid dengan keadaan : siklus terpendek 26 hari dan siklus terpanjang 32 hari (mulai hari pertama haid sampai haid berikutnya).

Perhitungannya :

26-18 = 8 dan 32-11=21. Jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai ke -21 dari hari pertama haid.

Posted in Masa Subur Setelah Menstruasi | Tagged , , , , , | Leave a comment